Agenda

May 2012
SMTWTFS
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031

Prakiraan CUACA

Partly Cloudy

25°C

Bangli

Partly Cloudy

Humidity: 72%

Wind: NE at 2 mph



The News
SEDANA ARTA PERESMIAN SEKRETARIAT PSPS BAKTI NEGARA BANGLI PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 07 May 2012 00:49

 SEDANA ARTA PERESMIAN SEKRETARIAT PSPS BAKTI NEGARA BANGLI

HumasBangli.
     Untuk melestarikan dan mengembangkan Persatuan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara di Kabupaten Bangli, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta yang juga sebagai ketua PSPS Bakti Negara Kabupaten Bangli, Sabtu (5/5) menghadiri pemlaspasan papan sekretariat PSPS Bakti negara Cabang Bangli dan pelantikan pengurus baru PSPS Bakti Negara ranting Kota Bangli dan ranting Br. Jelekungkang. Acara yang dipusatkan di Jaba Puri Soko Bangli dihadiri oleh Camat Bangli Dw Agung Rian Putra dan keluarga besar PSPS Bakti Negara se Kabupaten Bangli.
Ketua panitia pelaksana Dewa Gede Suyana mengatakan, pemlaspasan papan sekretariat PSPS Bakti negara Cabang Bangli dan pelantikan pengurus baru PSPS Bakti Negara ranting Kota Bangli dan ranting Br. Jelekungkang merupakan salah satu bentuk upaya untuk mengembangkan dan memasyarakatkan seni dan budaya beladiri Bakti Negara. Pelaksanaan kegiatan ini sepenuhnya dibiayai melalui swadaya dari putra-putra pendii Bakti Negara, jajaran pengurus PSPS Bakti Negara Cabang Bangli dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bangli, sehingga terselenggaranya program-program peningkatan prasarana kesekretariatan dan program rutin lainnya seperti pelaksanaan ujian kenaikan tingkat yang diikuti oleh 100 peserta lebih, yang telah dilaksanakan di Kabupaten Gianyar pada awal tahun 2012 yang dikaitkan dengan perayaan HUT PSPS Bakti Negara Bali.
     Dikatakan juga, pemlaspasan papan sekretariat PSPS Bakti negara Cabang Bangli juga diisi dengan penyerahan 50 sertifikat Danur Dara kepada anggota yang telah mengikuti ujian kenaikan tingkat serta pengenalan putra-putra pewaris pendiri Bakti Negara Bangli, diantaranya A.A. Putra Wirawan, A. A. Gd Arcana Agung, A. A. Putra Wikarna, A.A. Rai Putra dan A.A. Bgs Adi Asmara. Sebagai catatan, A.A. Rai Putra merupakan wasit Bakti Negara dari tahun 1992 hingga sekarang, sedangkan A.A. Bgs Adi Asmara merupakan peraih mendali emas pada kerjurnas antar perguruan tinggi se Indonesia tahun 2011.
     Sementara itu Wabup Bangli Sedana Arta mengatakan, Kabupaten Bangli merupakan salah satu Kabupaten yang mampu berkiprah dalam event keolahragaan baik lokal, nasional maupun internasional. Khususnya dalam cabor pencak silat, atlit-atlit Bangli mampu menunjukkan pretasi seperti Sang Ayu Sidan Wilantari dan Ni Made Dwiyanti peraih emas pencak silat ganda putri pada ajang Seagames di Jakarta dan Palembang tahun 2011, Luh Putu Spayawati peraih perak pada Asean Indoor Game di Laos tahun 2009, Luh Putu Eka Pratiwi, Risna Dewi dan Ida Ayu Candra Mutiadi peraih emas beregu putri pada kejurnas di Riau tahun 2011.
Dikatakan juga, dari data capaian prestasi yang telah diraih, dapat digambarkan kemajuan atlet-atlet yang dimiliki Bangli dalam cabor pencak silat Bakti Negara. Sehingga dengan berdirinya ranting-ranting baru Bakti Negra di Kabupaten Bangli diharapkan mampu menggali bibit-bibit atlet baru dan pengembangan sayap Bakti Negara di masyarakat sebagai olah raga seni yang menjadi icon masyarakat Bali. “kita berharap dengan pembinaan yang baik, atlet-altlet asal Bangli bisa lebih berprestasi, baik ditingkat lokal, nasional maupun internasional”ucapnya.

 
BUPATI MADE GIANYAR DUKUNG PENERAPAN PROGRAM POSDAYA DI KABUPATEN BANGLI PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 07 May 2012 00:42

BUPATI MADE GIANYAR DUKUNG PENERAPAN PROGRAM POSDAYA DI KABUPATEN BANGLI

HumasBangli.
     Untuk memperkenalkan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kab Bangli, Jumat (4/5) menggelar sosialisasi Posdaya. Acara yang dipusatkan di ruang pertemuan Kantor Camat Kintamani dihadiri oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum, Kepala BPPKB Kab Bangli I Ketut Kayana, Kadis P2 Kab Bangli A.A. Ngurah Shamba, Kelihan Dinas se Kecamatan Kintamani dengan narasumber Dr. Mazwar Noerdin Deputi Diektur Bidang Kewirausahaan Yayasan Dana Sejahtera Mandiri, Dra. S. Rochmiyati, M.Pd dari Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa Yogyakarta dan Kepala BKKPPKB Kab Bantul Drs. Djoko Sulasno
     Mazwar Noerdin mengatakan, Posdaya merupakan forum silaturahmi, komunikasi, advokasi dan wadah kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarga secara terpadu dan gotongroyong dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Posdaya juga dijadikan forum, wadah atau sarana bagi keluarga untuk mengembangkan diri di bidang  kesehatan, pendidikan , ekonomi kewirausahaan dan lingkungan bagi seluruh anggotanya melalui gotong royong atau kerjasama dalam kelompok masyarakat.  
Prinsip Posdaya adalah dibentuk atas dasar inisiatif lokal atau disepakati sebagai sarana memenuhi kepentingan bersama, pencapaian tujuan dan sasaran diwujudkan melalui kegiatan bersama secara bergotongroyong, dilaksanakan secara berlanjut degan melihat perkembangan keadaan sasaran, pemerataan tingkat partisipasi dan hasil yang diperoleh untuk melaksanakan kegiatan secara mandiri. Empat jalur utama posdaya diantaranya kesehatan, pendidikan,  wirausaha dan lingkungan, sedangkan tiga prinsip utamanya adalah pemberdayaan, gotong royong dan kemandirian.
     Dijelaskan juga, Sasaran yang ingin dicapai melalui Posdaya adalah berkembangnya kegiatan atau upaya pemberdayaan keluarga pra sejahtera, meningkatnya kemampuan keluarga untuk memenuhi atau melaksanakan fungsi-fungsi keluarga serta berkurangnya keluarga miskin atau tidak dapat memenuhi kebutuhan mencapai tingkat kehidupan yang layak. “Kita berharap program Posdaya bisa diterima oleh masyarakat, sehingga bisa ditindaklanjuti dengan membentuk tim pelaksana Posdaya”ucapnya
Sementara itu Bupati Bangli Made Gianyar mengatakan, Posdaya merupakan program yang sejalan dengan Nyama Anyar yang dimiliki Pemkab Bangli, dimana kegiatannya menitikberatkan pada percepatan pengentasan kemiskinan masyarakat. “Kita ingin memadukan Posdaya dengan Nyama Anyar untuk percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bangli”harapnya. 

 
LANDIH DINILAI TIM PUSAT DALAM LOMBA PELAKSANA TERBAIK KESATUAN GERAK PKK KB-KESEHATAN TAHUN 2011 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 07 May 2012 00:37
LANDIH DINILAI TIM PUSAT DALAM LOMBA PELAKSANA TERBAIK KESATUAN GERAK PKK KB-KESEHATAN TAHUN 2011
 
HumasBangli.
 
     Tim penilai Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan tingkat nasional, Kamis (3/5) melaksanakan penilaian di Desa Landih, Bangli. Kedatangan rombongan tim penilai yang diketuai Nyonya Susilawati Subekti, diterima oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum didampingi Ketua DPRD Kab I.B. Raka Mudarma, Ketua TP PKK Prov Bali Nyonya Ayu Pastika, Ketua TP PKK Kab Bangli Nyoman Erik Gianyar, Ketua GOW Kab Bangli Nyonya Sariasih Sedana Arta, Ketua Gatriwara Nyonya Raka Mudarma dan masyarakat setempat.
      Ketua tim penilai susilawati Subekti mengatakan, gerakan PKK dilaksanakan untuk mendukung program pemerintah dengan sasaran para keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.  Sehingga penilaian ini diharapkan menjadi motor penggerak partisipasi semua pihak dan wadah pembinaan baik instansi pemerintah maupun masyarakat.
Penilaian lomba kesatuan gerak PKK-KB Kesehatan tahun ini dibagi menjadi empat jenis penilaian, baik katagori kabupaten maupun katagori kota diantaranya lomba pelaksana terbaik kesatuan gerak PKK KB-Kesehatan, lomba pelaksana terbaik Posyandu, lomba terbaik pelaksana Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah tangga dan lomba pelaksana terbaik lingkungan bersih dan sehat. “kedatangan kita ke Kabupaten Bangli adalah untuk menilai pelaksana terbaik kesatuan gerak PKK KB-Kesehatan di Desa Landih yang menjadi duta Bali di tingkat nasional”ucapnya.
     Dikatakan juga, ada sembilan sub bagian yang akan dinilai diantaranya “pelaksanaan  sepuluh program pokok PKK, kegiatan PHBS, Kegiatan Kesehatan Lingkungan, Pelaksanaan Tri Bina BKB, BKL dan BKR, Pelaksanaan Toga, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, Pelaksanaan KDRT, Pelaksanaan Program KB dan Pelaksanaan Hatinya PKK.  Dari sembilan sub bagian dimaksud, ada tiga criteria dalam penilaian seperti indikator input, proses dan output. “pemenang memang penting dalam lomba ini, tetapi yang terpenting adalah bagaimana tindak lanjut dan manfaat  yang akan diperoleh masyarakat dengan pelaksanaan kegiatan ini”terangnya.
Sementara itu Bupati Bangli Made Gianyar menyampaikan rasa bangganya karena Desa Landih masuk sebagai nominasi enam besar tingkat nasional dalam lomba pelaksana terbaik Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan tahun 2011, sehingga pada kesempatan ini dinilai oleh tim penilai pusat.
Disampaikan juga, pihaknya sangat menyambut positif kegiatan penilaian ini, karena dengan dilakukan penilaian dan evaluasi akan diketahui keberhasilan yang telah dicapai dan permasalahan yang perlu dipecahkan guna mencapai tujuan program yang telah ditetapkan. “Kita berharap kegiatan ini memberikan manfaat untuk peningkatan peran dan kemampuan PKK sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan masyarakat,”ungkapnya.
Kedatangan tim penilai pusat disambut antusias oleh masayarakat dengan berbagai atraksi mulai dari pertunjungan senam lansia, demo memasak, pameran hasil pertanian, hingga pertujukan jogged lansia.
 
LOMBA CIPTA MAKANAN KELOMPOK WANITA TANI KAB BANGLI LAPANGAN KAPTEN MUDITA PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 07 May 2012 00:05
KELOMPOK WANITA TANI KAB BANGLI LAPANGAN KAPTEN MUDITA

Humas Bangli,
 
        Serangkaian Kegiatan memeriahkan HUT Kab. Bangli ke-808 serta meningkatkan kreatifitas bagi ibu rumah tangga dalam menciptakan menu makanan yang berbasis sumber daya local maka pada hari Jumat (4/5) kemarin dilaksanakan pembukaan dan penilaian Lomba Cipta Makanan Kelompok Tani Wanita se-Kabupaten Bangli di lapangan Kapten Mudita Bangli yang dibuka oleh Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. Pada kesempatan itu turut hadir perwakilan BPMPD Provinsi Bali Nyoman Adi Arsana, Ketua Penggerak PKK Kab. Bangli, Pimpinan SKPD dan Undangan Lainnya.
        Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kab. Bangli Alit Parwata menyampaikan kegiatan lomba cipta menu tingkat Kabupaten yang melibatkan para Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai rangkaian kegiatan memeriahkan HUT Kota Bangli yang ke-808 adalah untuk membangkitkan semangat konsep pembangunan Bangli Dari Desa dan membangung desa dari keluarga menuju bangle yang “Gita Santi”. Penganekaragaman konsumsi pangan merupakan upaya untuk memantapkan atau membudayakan pola konsumsi pangan yang beragam bergizi seimbang dan aman untuk mendukung hidup sehat aktif dan produktif. Selai itu tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk mendorong dan meningkatkan kreatifitas bagi ibu rumahtangga dalam memilih, menetukan dan menyusun serta menciptakan menu yang erbasis sumberdaya local. Selain itu juga untuk membangun budaya keluarga untuk mengkonsumsi menu makanan dan memanfaatkan potensi pangan disekitar dengan harga murah dan sehat. Dijelaskan juga dalam lomba kali ini di ikuti oleh  30 KWT se kabupaten Bangli  di mana para pemenangnya akan diumumkan pada saat puncak perayaan HUT Kota Bangli, berikutnya untuk pemenang lomba Juara I dan II akan tampil di lomba Cipta menu tingkat Provinsi dan diikutkan pada ajang nasional pada hari Ketahan Pangan Sedunia. Untuk biaya yang ditimbulkan atas kegiatan ini di biayai oleh APBD dan APBN. Kreteria Penilaian adalah Keragaman dan Keseimbangan antar Kelompok Pangan, Kreatifitas dalam pengembangan resep makanan yang memenuhi prinsip Beragam Bergizi Seimbang dan aman dilihat dari jenis Bahan, Cara Pengelolaan, Kesesuaian Pemilihan Bahan., Penampilan, Hasil Olahan, Tata Saji, serta kebersihan yang paling penting adalah rasa makan dan Kelesatan.
         Sambutan Bupati Bangli yang dalam hal ini dibacakan oleh Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan, Pangan adalah merupakan Basic Human Need, Tidak ada subtitusinya kalao tidak makan tidak bisa Survive, serta tidak bisa melangsungkan hidup.Perkembanganperadaban dan kualitas hidup yang maju, mandiri serta dalam suasana tentram , sejahtera lahir dan batin semakin dituntuk untuk menyediakan pangan yang cukup berkualitas. Disadari atau tidak kebutuhan pangan sangat dipengaruhi oleh jumlah penduduk yang terus meningkat, alih fungus lahan pertanian dan keruskan lingkungan juga menjadi factor penyebabnya tergangunya produksi. Dikatakan Keberhasilan suatu pembangunan ditentukan oleh ketersedian SUmber Daya Manusia (SDM) yangh berkualitasyang tentunya memiliki fisik yang tangguh, mental yang kuat kesehatan prima dan cerdas. “Bukti Empiris menunjukan bahwa kualitas SDM sangat dipengaruhi olehStatus Gizi Yang Baik” tegasnya.
Dengan terus bersinergi bersama-sama dalam setiap program dan terus bekerja untuk ketersediaan distribusi dankonsumsi pangan niscaya kebutuhan pangan di Kabupaten Bangli akan terwujud.
 
SEMINAR DALAM RANGKA HUT KOTA BANGLI YANG KE-808 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 06 May 2012 23:50

 

SEMINAR DALAM RANGKA HUT KOTA BANGLI YANG KE-808

Humas Bangli,
     Dalam rangka menuju pemenrintahan yang baik Good Governent maka pada hari Selasa (1/5) kemarin di gedung BMB dilaksanakan acara seminar dengan Tema “Melalui HUT Lahirnya Kota Bangli, Ke-808 Kita Wujudkan Reformasi Birokrasi Menuju Birokrasi Yang Efektif, Efisien dan Akuntabel”. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Bupati Bangli, Wakil Bupati Bangli, DPRD Kab, Bangli, Kelompok Ahli Pembangunan Kab. Bangli, Dengan Nara sumber dari Bpk Walikota Denpasar IB Rai Darma Mantra dan kepala Biro BPPT Sulaiman Kurdi dan Kepala SKPD.
     Dalam sambutan Bupati Bangli I Made Gianyar yang sekaligus membuka acara Seminar tersebut mengatakan setiap tahun pada bulan Mei ini memiliki arti tersendiri bagi Kabupaten Bangli dan masyarakat pada umumnya. Ini adalah Kali kedua saya merayakan HUT Lahirnya Kota Bangli semenjak menjadi Bupati, tentunya semua aspek harus dilakukan baik seni budaya dan kreatifitas yang semuanya merupakan proses pembelajaran untuk kearajh yang lebih baik. Pada abad 21 manusia yang bisa dikatakan unggul adalah manusia yang mampu membangun jejaring, hal itu juga telah dilakukan dengan beberapa pihak salah satunya dengan BI, yang secara teknis melalui empat pilar pembangunan. Berikutnya Jejaring tersebut juga akan dibangun dengan Bapak walikota Denpasar secara bersama-sama dan bergandengan tangan untuk membangun Bangli. Melalui tema diatas kita berharap akan adanya perubahan paradigma yang sesuai dengan tema yang diusung mewujudkan reformasi birokrasi yang efektif dan efisien di kab. Bangli . “Bergaul dengan orang besar tidak menutup kemungkinan kita juga menjadi orang besar” imbuhnhya.
     Dalam paparan Walikota Denpasar IB Rai D. Mantra melontarkan pertanyaan sesuai tema yang diambil adalah Apakah Reformasi Birokrasi Tersebut……? Beberapa tanggapan meluncur dari SKPD yang menyatakan bahwa birokrasi berasal dari kata Biro yang berarti Meja dan krasi alur pelayanan dimana dengan adanya birokrasi diharapkan dapat member pelayanan yang lebih baik dengan mempersempit meja dan menjadikan layanan public lebih baik. Sedangkan meurut IB Rai D Mantra Reformasi Birokrasi adalah intinya REFORM (menata ulang) lebih tepatnya menata kembali dan mencari pola atau system yang tepat. Kenapa Reformasi Birokrasi menjadi penting….? Karena pada dasarnya setiap masyarakat mempunyai kesamaan hak untuk mendapatkan pelayan yang lebih baik menurut Gede Suryawan Dari Inspektorat. Menurut IB Rai D Mantra dalam melaksanakan reformasi birokrasi menghadapi Problematika diantaranya tata kelola organisasi nelum tepat, peraturan yang terkadang tumpang tindih termasuk pendistribuasian SDM yang tidak seimbang dan penyimpangan wewenang yang belum mampu mengakomodasi hak dasar masyarakat. Tujuan dari reformasi tersebut adalah salahsatunya mencapai pemerintahan yang bersih bebas KKN, Kualitas pelayan yang lebih baik, Kapasitas dan akuntabilitas kinerja lebih baik serta mernciptakan profesionalisme SDM dan aparatir pemerintahan. Dalam mewujudkan hal tersebut dibutuhkan beberapa hal pendukung diantaranya menbuat motto dalam pelayanan yang telah diterapkan yaitu Sewaka Dharma yang artinya pelayanan adalah kewajiban hal itu di anggap perlu kaerana untuk mendorong pola pikir serta pengaturan diri. Di jelaskan juga secara holistic yang paling penting adalah bagaimana komitmen dari pada Leader ship untuk dapat mewujudkan reformasi birokrasi tersebut.
     Dalam sesi diskusi Prof. Adnyana menanyakan bagaimana dengan insentif untuk adat mengingat adat memegang peranan yang sangat penting dan kaitanya dengan the right man and the right place…? Berikutnya Sumantra menanyakan sampai saat ini Denpasar masih menjadi ICON khususnya pada bidang lembaga pendidikan…?, sedangkan dari kepala BKKBN Kab. Bangli Bpk Kayana menanyakan mengapa program KB hanya di fokuskan pada masyarakat Bali bukan pada masyarakat non Bali…?, Kadis Perindag Ibu Manik meminta agar Bapak walikota dapat membantu dan mendukung bagaimana agar di Kab. Bangli dapat terwujudnya pestival Bambu….? Menanggapi pertanyaan tersebut IB Rai D. Mantra mengatalkan untuk insentif pada desa  adat memang sudah di lakukan baik STT maupun Kelian banjar, Memang Lembaga adat merupakan lembaga Otonomi tetapi sinergisitas harus tetap di jaga adatlah motor dari masyarakat Bali, kaitanya dengan the right man and the right place perlu adanya audit yang efektif dan efisien karena perbedaan perusahaan dan pemerintahan lebih banyak mengusung misi sosial dari pada eksploitasi masyarakat itu sendiri intinya adalah bagaimana membuat system yang tepat dan benar.Sedangkan untuk festival bamboo walikota sangat mendukung selain ini bisa mengangkat potensi bukan hannya bersifat nasional tetapi lebih luas Internasional tinggal memilih orang yang tepat untuk mengkordinir melalui EO dan sebagainya.
 

 

Last Updated on Monday, 07 May 2012 00:42
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 1 of 28